PROFIL DESA
TAHUN 2011
DESA : MANGKUNG
KECAMATAN : PRAYA
BARAT
KABUPATEN : LOMBOK TENGAH
PROPINSI : NUSA TENGGARA BARAT
I. MOTO
MANGKUNG BERSERI
– Bersih – Sehat – Rapi – Indah –
II. KEPALA DESA
LALU ATHAR
III. VISI dan MISI
VISI
• Terwujudnya masyarakat
Desa Mangkung yang sejahtera, adil makmur, berbudaya, beriman, mandiri,
memiliki kesetiakawanan social yang tinggi, aman dan nyaman dalam suasana yang
kuat.
MISI
• Menyelenggarakan
pemerintahan yang mengacu pada prinsip-prinsip penyelenggaraan pemerintahan
yang baik dan bersih.
• Menumbuhkan ekonomi
pedesaan berbasis agribisnis dan koperasi.
• Mengupayakan
tersedianya lembaga pendidikan dan kesehatan yang memadai.
• Mengupayakan
tersedianya inprastruktur jalan yang memadai disemua wilayah terutama akses
jalan dusun dan jalan poros desa.
• Menumbuh kembangkan
semangat demokrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan dengan
tetap menghormati dan mengedepankan nilai-nilai kearifan local dan social
kemasyarakatan .
SEJARAH SINGKAT BERDIRINYA DESA
Berdirinya desa mangkung tidak dapat
diketahui secara pasti karena tidak ada bukti peninggalan sejarah yang bisa
digunakan sebagai petunjuk untuk mengetahui sejarah desa, kami hanya dapat
menggunakan analisa dan beberapa peristiwa dan menghubungkan dengan inpormasi dari
para tokoh masyarakat desa. Secara sederhana sumber-sumber yang kami jadikan
pedoman untuk menelusuri sejarah berdirinya desa mangkung adalah adanya sebuah
tempat bernama Makam Pengalang diwilayah Desa Kateng sekarang, dari sanalah
lahir pemikiran seorang tokoh bernama Nek Pinaran. Beliau mengajak masyarakat
untuk mendirikan sebuah tempat penjagaan wilayah yang disebut sesawik wilayah
disebuah tempat yaitu di mangkung. Pembuatan sesawik wilayah tersebut dijaga
dan diawasi setiap saat oleh petugas yang ditunjuk, kemudian lama kelamaan
tempat sesawik sangat cocok sebagai tempat tinggal atau tempat mendirikan
perkampungan. maka masyarakat dari pengalang sebagian mulai pindah di Mangkung
membangun tempat tinggal membangun /rumah.Tidak lama kemudian perkampungan yang
dibangun akhirnya menjadi besar dan luas.Komunitas penduduk yang besar tersebar
di wilayah yang luas akhirnya pada kira-kira tahun 1904 atas dasar musyawarah
berdirilah sebuah desa yang diberi nama desa mangkung yang merupakan wilayah
Pengalang dan dipimpin oleh seorang tokoh masyarakat dengan sebutan atau gelar
JERO dan Kepala Desa sekarang.
Mangkung diambil dari kata mangkok
yang artinya wadah atau tempat, maksudnya adalah tempat berkumpul untuk
menyelesaikan berbagai kepentingan dan persoalan persoalan yang terjadi di
masyarakat terutama adat istiadat dan atau kepentingan umum.
Nama nama tokoh masyarakat yang
pernah memimpin desa mangkung sampai saat ini sebagai berikut :
|
No
|
N
A M A
|
ALAMAT
|
PERIODE
|
MASA JABATAN
|
KET.
|
|
1
|
Mq.Kayangan
|
Mkg.Daye
|
1904-1909
|
4 JERO
|
|
|
2
|
Mq.Anom
|
Btusamban
|
1909-1912
|
3
|
|
|
3
|
Mq.Kayangan
|
Mkg.Daye
|
1912-1916
|
4
|
|
|
4
|
Mq.Nirah
|
Balagri
|
1916-1918
|
2
|
|
|
5
|
Mq.Jinamat
|
|
1918-1919
|
1
|
|
|
6
|
Mq.Mutariye
|
Pelah
|
1919-1921
|
2
|
|
|
7
|
Mq.Ayulan
|
Mkg.Daye
|
1921-1923
|
2
|
|
|
8
|
L.Arpan als.H.L.Moh.Saleh
|
Mkg.Lauq
|
1923-1935
|
12
|
Kepala
Desa
|
|
9
|
Mq.Mustiah
|
Mkg.Lauq
|
1935-1936
|
1
|
|
|
10
|
H.L.Moh.Saleh
|
Mkg.Lauq
|
1936-1946
|
10
|
|
|
11
|
.L.Darmawan
|
Mkg.Lauq
|
1946-1957
|
11
|
|
|
12
|
H.L.Simpang
|
Btusamban
|
1957-1990
|
33
|
|
|
13
|
L.Sudirman
|
Mkg.Lauq
|
1990- 2007
|
17
|
|
|
14
|
L.Athar
|
Mkg.Lauq
|
2007-2011
|
5
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
POTENSI DESA
I. POTENSI SUMBER DAYA
ALAM
1. Orbitasi dan Letak
Desa adalah satu desa di kecamatan
Praya Barat terletak dibagian selatan kota kecamatan Praya Barat selatan Desa
Bunder jaraknya dari Ibu Kota kecamatan 8 km dari Kabupaten 14 km dan dari
Propinsi 40 km.seing terjadi erosi karena banyaknya illegal loging di kawasan
pegunungan.
Batas Wilayah
Sebelah Utara : Desa Bonder
Sebelah Selatan :
Desa Selung Belanak dan Mekar Sari
Sebelah Timur : desa Kateng Dan desa Banyu Urip
Sebelah Barat : desa Pandan Indah dan Desa Kabul
Kec.Prabarda
2. Wilayah
2.1. Fasilitas Umum
Tanah dan Baungunan
Kantor Desa
Tanah Pecatu
Tanah Kas Desa
Sawah,Kebun, hutan ,
tegalan
Tanah tempat Kantor
Pemerintah
Tanah tempat pemakaman
Pasar Desa
Jalan Desa
Embung, Cekdam .
Tanah dan Bangunan
Sekolah
3. Peta Desa
Peta Kabupaten Lombok Tengah
4. Keadaan alam
Topografi Desa Mangkung sebagian besar
datar, miring berbukit dan pegunungan, sehingga masyarakat juga ada yang
tinggil berumah di lereng gunung .kondisi wilayahnya kering, tanahnya tanah
liat, hitam dan bebatuan dan lahan kretis seperti sawah sebagian besar sawah
tadah hujan.
III. POTENSI SUMBER DAYA
MANUSIA
1.
Jumlah
Penduduk
|
LAKI
|
PEREMPUAN
|
JUMLAH
|
JUMLAH KK
|
|
5.846
|
6.360
|
12.206
|
3.777
|
|
|
|
|
|
2. Mata Pencaharian Pokok
1.Petani 3.293 orang
2.buruh Tani 193 orang
3.Perkebunan 150 orang
4.Pengerajin /Pengerajin 278 orang
5.Peternak 600 orang
6.PNS 97 orang
7.TNI dan Polri 9 orang
8.Pensiun PNS/TNI POlri 10
orang
9.Karyawan Perusahaan swasta 15
orang
10.Pedagang 250 orang
11.Perikanan 40 orang
Jumlah 4935 orang
IV. POTENSI SOSIAL BUDAYA
BPD, LKMD, PKK, LKMD,KTI, BKD, Lembaga
ADAT, BUMDES, Lemper Madu, Organisasi perempuan, Koperasi Koptan, Gapoktan, KLP.Tani,
Yayasan, Panti, Lembaga Politik, Lembaga Pendidikan, Sarana, kesehatan, Sarana
Ibadah, Pamswakarsa, Hansip dan Linmas, Pariwisata, Kesenian
V. POTENSI
SARANA DAN PRASARANA
a) SARANA TRANSPORTASI
1.
Jalan
Desa
2.
Jalan
antar desa
3.
Jalan
Kabupaten
4.
Jalan
Propinsi
5.
Jembatan
desa
6.
Angkutan
Desa
b) SARANA KOMUNIKASI
HP, ORARI, RADIO, TV, KORAN DAN MAJALAH.
c) SARANA AIR BERSIH DAN
SANITASI
1.
Sumur
Pompa
2.
Sumur
Gali
3.
Tangki
ari bersih
4.
PDAM
5.
Embung
6.
Mata
Air
7.
Saluran
Draenase
8.
MCK
9.
Jamban
Keluarga
d) PRASARANA IRIGASI
1.
Saluran
Irigasi skunder dan tresier
KONDISI DESA
1. TINGKAT PERKEMBANGAN
POTENSI
Tingkat perkembangan potensi desa
dapat diketahui berdasarkan hasil perhitungan skor perkembangan seluruh potensi
desa dimana hasil perhitungan nilai skor pekembangan potensi desa berjumlah
1.542.
Jumlah sekor tersebut dibawah nilai
2.607,6 atau kurang dari 60 %, maka tingkat perkembangan potensi desa mangkung
termasuk dalam katagori perkembangan potensi rendah.
2. TINGKAT PERKEMBANGAN
DESA
2.1. PERKEMBANGAN PENDUDUK
|
URAIAN
|
LAKI
|
PEREMPUAN
|
UMLAH JIWA
|
JML.KK
|
|
Jumlah penduduk tahun ini
|
5.846
|
6.360
|
12.206
|
3.777
|
|
Jumlah penduduk tahun lalu
|
7.786
|
6.259
|
12.045
|
3.679
|
|
Prosentase perkembangan
|
1 %
|
1,6 %
|
1,3 %
|
2,6 %
|
2. Masalah yang dihadapi
Masalah-masalah yang dihadapi antara lain sbb:
1. Masih lemahnya kemampuan
pemanfaatan sumber daya yang ada.
2. Masih lemahnya tingkat
pertumbuhan ekonomi masyarakat
3. Tingkat kemajuan
pendidikan masih rendah begitu pula akses lembaga pendidkan masih belum
seimbang dengan jumlah penduduk.
4. Pelayanan kesehatan juga
masih banyak kekurangannya ( Jamkesmas, Jamkesda perlu ditambah )
5. Kualitas pembangunan
inprastruktur jalan desa maupun dusun, masih belum memadai
6. Angka pengangguran dan kemiskinan masih
tinggi
POTENSI DESTINASI
WISATA DESA MANGKUNG
Daerah desa mangkung merupakan
daerah pertanian dengan kondisi wilayah pegunungan dan persawahan, jadi tidak
sedikit penduduk desa menekuni di bidang pertanian walaupun mereka sudah
bekerja di instansi-intsansi pemerintahan maupun swasta. Hal tersebut bisa
mendukung terbentuknya agro wisata yang besifat musiman karena penduduk
setempat hanya mengandalkan musim hujan untuk mengairi sawah, mata air yang
sangat minm hanya dipakai untuk kbutuhan sehari-hari.
Selain itu, penduduk desa mangkung juga banayak menekuni bidang
lain seperti menenun, membuat anyaman bambu, membuat batu bata, dan lain-lain.
Dengan banyaknya potensi dan kreatifitas penduduk desa, pemerintah daerah setempat memfsilitasi untuk peningkatan dan
pengembangan bakat yang dimiliki penduduknya. Salah satu kreatifitas yang lagi
buming-bumningya pada saat ini adalah peningkaatn dan pengembangan kearjinan
bambu.
Bambu adalah salah satu tanaman yang sangat mudah untuk tumbuh,
jadi pohon bamboo di desa mangkung bisa dibilang merupakana tananaman yang
paling mendominasi di bandingan poho-pohon lain, pada saat ini sudh banyak
penduduk desa mangkung yang memanfaatkan keadaan tersebut untuk berkreatifitas,
ada yang membuat bedek, wadah-wadah kecil, tas dan banyak kagi yang lainya.
Namun yang paling mernarik diantara sekian banyak kerajinan bamboo tersebut,
ada satu kerajinan bamboo yang sudah go internasional yaitu pengolahan bamboo
menjadi sedotan sebagai pengganti sedotan dari plastic.
Sedotan bambu ini sudah menyebar luas bahkan sudah export ke luar
negri di asia maupun eropa, wisatawan mancanegara juga sudah banyak berkunjung
ke desa mangkung di tempat pembuatan sedotan bamnu tersebut.








Tidak ada komentar:
Posting Komentar